Home » Complaint

TELKOMSEL oh TELKOMSEL …. ???

Setelah sekian lama ditahan-tahan untuk tidak nulis komplain saya terhadap TELKOMSEL karena berbagai pertimbangan, akhirnya mohon maaf kalau terpaksa saya harus tulis juga komplain ini di blog saya. Semata, tulisan pribadi ini saya maksudkan untuk menjadi masukan buat TELKOMSEL untuk perbaikan dan meningkatkan layanan kedepan. Sangat disayangkan kalau TELKOMSEL tidak perduli dengan pelayanannya kepada para pelanggannya.

Permasalahan utama yang saya alami ini adalah terkait dengan kualitas layanan yang semakin buruk dan masalah dispute terhadap tagihan. Pertama, untuk urusan kualitas layanan semenjak terjadi perang harga (price war) antar operator selular belakangan ini dimana masing-masing operator berlomba menurunkan harga/tarifnya ternyata kualitaspun ikut-ikutan turun. Tak terkecuali operator nomor satu di negara ini, TELKOMSEL ternyata ikutan menurunkan kualitas pelayanannya. Hal yang sering terjadi adalah ketika ada yang menelpon saya, tidak ada sedikitpun tanda incoming call (alert) yang menandakan bahwa ada yang menelpon saya namun tiba-tiba beberapa waktu kemudian muncul “missed call” ataupun “voice mail” di HP saya. Tentu saja yang menelpon lantas komplain ke saya kenapa kok telponnya tidak diangkat-angkat !!, dalam hati saya bagaimana saya mau ngangkat itu telpon, orang nggak ada tanda telpon masuk kok padahal telpon tidak dalam posisi di silent. Selain itu adalah betapa sulitnya melakukan panggilan ke telpon lain baik sesama operator ataupun lintas operator ataupun berbagai delay dalam pengiriman SMS. Sebagai pelanggan HALO Prioritas, harusnya saya tidak mengalami hal-hal seperti ini. Karena tariff yang saya bayarkan keliatannya tidak mengalami penurunan sebagaimana jenis layanan yang lainnnya (prabayar). Apakah lantas memiliki pelanggan terbesar, dan status operator nomor satu membuat TELKOMSEL dapat berbuat semena-mena terhadap pelanggannya ??. Tentunya saya berharap tidak.

Terakhir, dua hari yang lalu ketika saya tidak masuk kantor karena kondisi kesehatan tiba-tiba HP saya dinonaktifkan alias diblokir. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya bahwa telpon telah diblokir dengan alasannya. Belakangan diketahui alasan yang diberikan adalah terdapat outstanding billing yang belum dibayarkan. Yang mengherankan, ketika sebelumnya tagihan perbulan saya dikatakan hanya dibawah Rp 500rb/bulan kenapa tiba-tiba saya mempunyai tagihan diatas Rp 2jt dimana terdapat tagihan rata2 Rp 1jt/bulan nya. Sebagai pelanggan selama ini kita hanya pasrah dan percaya saja terhadap tagihan yang dibebankan kepada kita. Kita tidak pernah tau apakah tagihan itu dikenakan sebagaimana mestinya atau dikenakan secara “ngawur”. Jika terjadi dispute tentunya kita tidak dapat berbuat apapun terhadap tagihan tersebut. Kembali ke masalah outstanding, sekarang admin dikantor lagi menyelesaikan masalah dispute yang terjadi.

TELKOMSEL sebagai perusahaan operator selular nomor wahid di negeri ini, seharusnya lebih dapat memperhatikan masalah kualitas pelayanannya. Atau secara perlahan, para pelanggannya akan meninggalkannya dan beralih ke operator yang lain. Terlebih kepada pelanggan paska bayar ataupun pelanggan priority yang telah loyal dan membayar lebih dibandingkan pelanggan prabayar yang bisa dengan mudah beralih kapanpun juga.

Share/Bookmark this!

27 Comments

  • /hmt says:

    Ternyata di mana-mana banyak komplain terhadap operator selular kita, ya..itu efek dari tarif murah tanpa ada pemisahan kapasitas jaringan antara pelanggan prioritasnya dengan yang biasa. Menyedihkan :(

  • dalang says:

    Setuju sekali pak dengan “komplain” terhadap Telkomsel. Saya juga mengalami hal yang sama, tidak terbatas pada Tsel saja tetapi juga GSM provider yang lainnya. Tentang pemisahan perlakuan sesuai dengan kelas pelanggan (prioritas atau jelata) memang masih kurang jelas di Indonesia ini, sepertinya pengawasan terhadap pelaksanaan perjanjian SLA antara penyelenggara dan pelanggan tidak mungkin dilimpahkan pada suatu lembaga seperti YLKI ataupun bahkan BRTI sekalipun. Jangankan untuk melakukan investigasi terhadap pelanggaran, lembaga seperti itupun sangat rentan dengan mengakomodir kepentingan penyelenggara. Sementara itu yang namanya provider dengan puluhan jutaan pelanggan seperti halnya TSEL, ISAT, maupun XL sampai saat ini belum memiliki kemampuan melakukan data mining yang baik guna menunjang kegiatan CRM mereka. Sepertinya semua operator ini sedang sama-sama panik menghadapi date-line lelang izin BWA ya pak?

  • Rofiul says:

    Harga emang nggak pernah bohong.. hehehe..
    Sayangnya jalur pelanggan premium ama yang pelanggan tipe CUMI (kayak saya ini) dijadikan satu, akibatnya yang pelanggan premium ikut2an nelongso karena jalurnya ikutan padat.. hehehe..
    Udah, mas. Jadi pelanggan CUMI aja kayak saya.. Cuma Miskol.. wakakak

  • nas says:

    memang mengecewakan service telkomsel, ini pengalaman pribadi saya mengurus nomor yg diblokir mau menghidupkan lagi berbelit belit padahal peryaratan sudah di penuhi sesuai yg diminta. Telkomsel memang menunggu kehancuranya bila tidak mendengarkan komplin pelanggan. Saya pengguna kartu hallo sejak tahun 1997 tetapi sama sekali tidak mendapat pelayanan yang baik dan sering di kecewakan.

  • Chandra says:

    alhamdulillah saya baik2 saja menggunakan simpati yg muahal itu :(

    tp sejauh ini saya menggunakan sejak nomor itu turun temurun dari tahun 2002 smpe skrng terhitung normal meskipun mahal,da prabayar.
    cuma akhir2 ini orang tua yg suka nelpon saya dari luar kota pke simpati juga suka putus2 suaranya,kurang jelas.biasanya sih klo pke flexi ituma tapi kok tumben skrng tsel ikut2an…waduh operator indo kagak ada benernya gini euy???padahal udah dimodalin asing…masih kurangkah untuk kemampuan untuk menghandle pelanggan puluhan juta????cuma orang2 seperti bpk yg mengetahui jawabannya.

  • a.n.d.i says:

    bener mas, tp saya makenya yg prabayar
    yg sering juga saya jelas2 nelpon no. istri saya, tapi nyambungnya ke no. laen, padahal di display HP yg muncul no istri saya, tp istri saya juga nyambung ke no saya, cuma yg ngomong orang laen, jadi kayak kita tiba2 nyela di percakapan orang laen….

  • aisya says:

    sy pake simpati dah lama,suami,ortu,adek,om,tante & banyak temen jg pake simpati & Halo walaupun agak mahal…..
    cm akhir2 ini sebel aja ma simpati coz sejak ganti chip ( chip yg lama tiba2 mati, mana bonus bicara & smsnya waktu itu tdk bisa kembali padahal bkn kesalahan kita,..??@@###) tarif telpnya kok tiba2 melonjak naik dr biasanya,….sungguh aneh …
    dah gitu sy jg beberapa kali mengalami kejadian seperti pa andi….rese banget….dah abis2in pulsa krn telp jd bolak balik (coz kita pikir salah sambung, walaupun stlh di cek mmg bener itu no hP yg kita tuju)…..plus bikin kita salah paham ma pasangan,krn yg jawab hp dia ternyata seorang perempuan begitu juga sebaliknya klo ada telp masuk yg jwb hp sy adalah seorang laki2,…arghhhh kesel bgt .
    pas cerita2 ma temen & adek ternyata mrk jg pernah mengalami kejadian yg sama….

  • deal says:

    setuju saya dengan pendapat bahwa pelayanan telkomsel tidak bagus… sangat tidak puas dengan pelayanan telkomsel… apalagi masalah tagihan…. dah mahal tarifnya jelek lagi… apalagi saya pernah pake telkomsel flash…. waduh.. kapok dah….. mending cari lain lagi aja yang lebih murah dan baik kualitasnya….

  • ENI says:

    saya setuju kalo layanan telkomsel tidak memuaskan. masak dah bayar mahal tapi di beberapa tempat di bali sinyalnya dikalahin ma xl ato im3 yang tarifnya jauh lebih murah. mungkin lebih baik pindah provider aja…

  • opick samarinda boys says:

    mulai tahun 2002 saya pakai simpati ngak pernah ada trouble neh….

    ya apalagi kalau di kalimantan yang banyak signalnya cuman simpati, mungkin itu yang menyebabkan saya tetap pake telkomsel…

    he he he he…:d

  • ketut bali says:

    kualitas signal telkomsel sangat menurun dibadingkan dengan Indosat yang semakin kuat saja, gimana dong telkomsel. saya pemakai kartu halo yang pemakaian per bulan rata2 diatas Rp100rb dan saya udah berlanganan 4 th. selama ini saya percayaakan kepada telkomsel untuk komunikasi. kalo gini terus pelangan bisa kabur.

  • Grien says:

    Talkmania Bohong, bukan potong 3 ribu,balasan sibuk biar kita send ke 8999 lagi, eh kepotong pulsa jadi berkalikali, bayangkan kali 1 juta orang, dah kaya amit2 telkomsel, tapi jangan gak fair gitu dong,benahi sisem dong

  • Simas says:

    Saya juga setuju dgn pelayanan telkomsel ….memang mengecewakan service telkomsel, ini pengalaman pribadi saya mengurus nomor yg diblokir mau menghidupkan lagi berbelit belit padahal peryaratan sudah di penuhi sesuai yg diminta. Apalagi telp. ke Cs nya bayar nggak freee bikin mangkell lagi .Telkomsel memang menunggu kehancuranya bila tidak mendengarkan komplin pelanggan. Sudah nggak pernah ada bonusnya atau apa kek…voucher keq. Jawabanya mggak pernah memuaskan.Di blokir seminggu nggak ada kompensasinya.

  • Liany says:

    Saya pemakai simpati dengan no 08128923868. Kartu saya rusak pada posisi masa tenggang. Oleh 116 diminta ke grapari u/ mengganti kartu rusak tersebut. pada tanggal 21 jan 09 saya (meminta orang ke grapari slipi) u/ penggantian kartu tsb. Oleh kary slipi diganti kartu baru dan dijanjikan akan aktif 1 x 24 jam dan katanya nggak perlu isi ulang karena besoknya sudah aktif dan bisa langsung isi ulang. ternyata setelah 1 x 24 jam kartu tsb tidak aktif, dan saya diminta kembali ke grapari slipi lagi. Pada tgl 05 Febr 09 saya kembali lagi ke slipi dan saya dimintai 16 angka dibelakang kartu saya. Dan kembali lagi saya dijanjiin 1 x 24 jam aktif. Tetapi sampai hari ini kartu tsb tetap aja blm aktif dan bahkan sudah hangus. Untuk ke-3 kalinya saya diminta kembali lagi ke grapari slipi oleh 116. Yang mau saya tanyain, mana TANGGUNG JAWAB TELKOMSEL ??????????? masa saya disuruh bolak-balik ke grapari slipi (posisi saya ada di Limo dan saya sibuk, tidak bisa pergi sendiri). Mohon ditanggapi pernyataan saya ini !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • badroez says:

    Wah, ternyata banyak teman senasib. Tanggal 1 kemarin nomor saya diblokir telkomsel karena saya belum bayar (pasti). Soalnya saya baru pindah tugas di tempat baru dan di tempat tersebut gak ada tempat bayar kartu halo kecuali di bank.
    Nah akhirnya tanggla 3 saya bayar kartu halo via Atm BRI, lumayan 780 ribu, padahal biasanya juga 300 rb paling banyak. NAh sampai sekarang tanggal 17 Februari kartu saya gak aktif2 juga. Saya udah coba hub 111 tapi selalu gak bisa, number is barred katanya. trus saya coba hubungi 116 pakai simpati, tapi udah puluhan kali hubungi selalu seibuk, sekalinya terhubung saya harus nunggu perintah2 yang gak jelas tapi ujung2nya mati sendiri, saya kan pengennya tersambung ke operatornya biar bisa ngomong, lebih puas gitu.
    NAh akhirnya say coba hubungi customer service nya pake email yang saya dapet di website nya telkomsel, tapi dijawab oleh mesin lagi bahsa saya harus register dulu dan dikasih formnya
    KArena udah kepalang tanggung, saya isi formnya, tapi sekali lagi saya dibikin kecewa, udah puluhan kali saya isi, selalu ada aja yang salah, dan kalo salah saya isi dari awal lagi, katanya email saya gak diterima lah, atau nomor kartu saya salah, duh.
    Saya bayangkan kalo kita mau komplain atau ada keluhan, kita akan dilayani MANUSIA, dan bukan mesin, mending kalo dijawab mesin nyelesein masalah, ini malah gak selesai2. Apakah Telkomsel udah kehilangan sisi kemanusiaannya ya?

  • Ngurah Bali says:

    Nasib saya hampir mirip dengan yang di atas ini (Liany). sy menggunakan nomor saya sejak 2003 dan menggunakan telkomsel sejak 2001. akhirnya 1 bulan lalu nomor saya di migrasi ke kartu halo biar ga pusing beli pulsa karena alasan bisnis saya yang semakin maju pesat. setelah 2 minggu kemudian tidak ada tindak lanjut dari telkomsel setempat padahal persyaratan dan survey sudah dilakukan. saya hubungi 116 setelah 3 hari baru di telpon dari GRAPARI Denpasar. alasannya karena nomornya harus pesan dulu ke Bandung (karena nomor saya nomor Bandung)jadi menunggu hingga 1 minggu. saya menunggu 2 minggu baru di kabarin kalau nomor yang di migrasi ke kartu halo baru datang. Saya di hubungi terus minta di ambil ke Grapari Denpasar. Saya ambi Jumat, 12 February 2009 dibilang akan aktif 1×24 jam dan saya menyampaikan komplain besar-besaran tapi alasannya karena sistem dan hanya minta maaf. saya udah kehabisan akal selain menyesal dengan memigrasi nomor saya sehingga saya kehingan clients yang mungkin menghubungi saya hingga saat ini jam. 5.30 sore 17 February. Udah 4 hari ga aktif nomor saya. Mengutuk perusahaan TELKOMSEL BANGKRUT. Sekarang saya lagi mencari operator yang baru mungkin ada teman yang merekomendasikan?

  • Eni says:

    kapan ya As gratis sms ke semua operator, ada si gratisannya di *899# tapi koq nyambungna ke NSP??? cape de!!! dah gitu dari tengah malam ampe pukul 7 doang lagi!!! bete ga seh???

  • robert says:

    saya pelanggan kartu halo 08123416696 sejak tahun 2002
    no. tersebut sangat berarti bagi saya,
    sebab sudah tersebar kebanyak relasi kerja
    juga tercantum dinota, tas, sovenier, dll sebagai sarana promosi kami
    karena suatu hal, kami telat membayar, & diblokir
    setelah kami bayar lunas, kartu bisa digunakan lagi,
    1 hari berikutnya, kartu dinyatakan hangus
    saya SANGAT KECEWA,
    begitukah PERLAKUAN TELKOMSEL, terhadap pelanggannya yang setia memakai 7 tahun lebih
    begitu berartikah tagihan Rp 163 ribu bagi TELKOMSEL, sehingga tega memutuskan jalinan 7 tahun kami, takut saya menunggak lagi?

  • Checa says:

    kwakakaka……
    saya jadi tertawa sendiri, pernah suatu ketika saya telp anak saya yg masih kelas 5 SD, hendak memberi tahu kalo saya agak telat menjemputnya pulang sekolah. Ketika di telp yg terima suara lelaki dewasa, wah saya pikir salah pencet no, saya ulangi lagi masih org tsb yg terima, ketika saya tanya ini siapa, malah saya yg dimarahin. saya sempat panik takut ada apa2 dg anak saya, atau mungkin hp-nya tercecer dan diambil orang. Karena kalo salah nomor saya yakin tidak mungkin karena sudah tercatat di kontak HP.
    Alhamdulillah tidak terjadi apa2, bahkan anak saya bersikeras tidak ada telp saya yg masuk.
    Akhirnya waktu itu saya menyimpulan kalo saya sudah terlalu capek hari itu, dan berkesimpulan bahwa saya yg salah telpon ke no org lain, saat itu sangat yakin kalo tidak mungkin kesalahan terjadi pada operator seluler, ternyata…..kwakakaka…dari telkomsel…

  • Adam says:

    saya suka Telkomsel……..
    tapi saya bingung dengan kekurangan Telkomsel karna tidak bisa menyembunyikan Nomor Hp seperti No Indosat……
    Saya Mau nanya gmna y cara agar No Hp yang menghubungi kta Melalui Kartu Perdana Indosat dengan Menyembunyikan Nomor bsa kta Lacak…………
    Mohon Infonya………. Terima Kasih…………

  • Anto says:

    KELUH KESAH TELKOMSEL :
    DARI suara hti KONTER KECIL DI DAERAH PERBATASAN:
    Sy hny konter kecil pak bos, yg berada di daerah prbatasan,sy bs hidup
    bersama istri dan anak sy hny dr brjualan pulsa, satu hari
    krng lebih 25 trnsksi,yg bs sy jual.dn kurang lebih
    25rb pndapatan sy per hari,kini pendptan sy menurun hingga 10 trnsksi
    per hari,krn ALL operator tmpt sy mngambil plsa selalu kosong utk trnsksi
    telkomselnya dn hrganya mahal, alasanya hnya krn lintas area
    mreka tdk mau mjual tlkomsel.
    Apa memang benar spt itu? betapa kurangnya hati nurani nya,demana letak jiwa sosialnya
    hingga trjadi spt ini, di era global spt ini,msh ada perdagangan dibatasi hny
    krn regional.sy hny konter kecil pak bos,yg tdk tau apa2,sy orang bodoh,
    apakah setiap trnsksi,sy hrs mnghafalkan kode area?
    jng smpai adanya penjualan lintas area, pengangguran
    smakin meningkat.
    maaf ya jk ada kata yg kurang berkenan.

  • insan says:

    baru sekarang saya kecewa dengan layanan 111, wong saya nanya tagihan saya udah terbayar belum bulan ini? eh cs nya tanya balik bpk sudah ngerasa bayar belm? (kok malah nanya balik sih) sy jwb biasanya saya pake auto debet kartu kredit, tp kartu kredit saya sudah tidak aktif. dan dioper kie cs lain dg alasan bukan bagiannya ( dia bag. NSP katanya) lalu dioper ke CS lain dan langsung dijawab “silahkan dikases lewat layanan *111# , lah saya tambah bingung, lalu saya bilang kan saya cuma nanya udah dibayar apa belum? kalo belum ya gw bayar pak. eh suruh nunggu lagi ( lama banget….) lalu di tanya lagi ” biasaya dibayarnya tgl berapa? ( tambah bingung? ) lah mana saya tahu kan saya udah pake auto debet. krn suruh nunggu lagi akhirnya dengan sangat terpaksa saya ngotot, PAK TAGIHAN SAYA BULAN INI SUDAH TERBAYAR APA BELUM? dan di ajawab “sampai saat ini belum kami terima pak” . BENER BENER. CUMA NANYA GITU DOANG LAMA BENER JAWABNYA, kan niat saya baik nanyain tagihan, kalo emang belum terbayar ya saya bayar, takutnya autodebetnya gagal krn CC saya jatuh tempo. Mohon telkomsel layanan teknologi boleh deh diacungin JEMPOL, tapi kok layanan Customer care nya jadi turun.

  • dayat says:

    Coba registrasi kartu perdana 081322093812 gagal terus..Nunggu 7×24 jam blm beres juga..call ke 116 coba diminta tunggu…plis atuh kl sdh seminggu masih diminta tunggu juga khan gak masuk akal..Tapi emang itulah pelayanan operator “terbesar” di negeri kita..Kl bukan karena keluarga yang semua pake Telkoms** males ngurusin gini mah..

  • Gregorius says:

    Saya & istri pelanggan kartu HALO, namun sering iri dengan program2 yg jelas lebih menarik dari sim PATI.
    Sebetulnya, awalnya pakai simPATI yg saya migrasi ke kartu HALO. Namun kini kami menyesal karena jelas MERUGIKAN, sedangkan nomor sudah menyebar ke seluruh dunia.
    Ingingnya sih, mau migrasi balik ke simPATI. Namun telkomsel tidak melayani migrasi HALO ke simPATI.
    Akhirnya, kami berdua pakai IM3 yg jauh lebih menarik, sedangkan kartu HALO kami pakai sebatas pemakaian minimal saja.
    Saat ini saya yakin, pasti banyak pelanggan kartu HALO yang hengkang dari telkomsel.

  • eboy says:

    kualitas telkomsel makin menurun,,,, malah mao luncurkan simpati freedom..
    mao koneksi internet makin lemot….. mao komplin ke cs nya jg rasa percuma saja…
    karna uda puluhan x menghunbungi cs nya n menyampaikan komplin masalah jaringan masih gak ditanggapi………

  • igunada Bali says:

    Emang sangat keterlaluan Telkomsel.. saya udah sampe pusing nelpon2 ke Grapari yang ada di Denpasar tak ada yang menjawab telpon… apa sedabg tidur ya?

  • wahyu says:

    semua propider sama saja! bagusnya hanya di iklan

Leave a reply

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by on September 20, 2008 at 2:18 am and filed under Complaint category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Categories

Tags

Wahyu Haryadi, Praktisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Bekerja disalah satu vendor teknologi telekomunikasi 4G. Aktif sebagai Penggiat di Forum Komunikasi Broadband Wireless Indonesia (FKBWI) dan Perkumpulan Indonesia Wireless Broadband (IDWiBB), Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Sekjen di Forum Alumni Institut Teknologi Telkom (FAST)