Sejak saya menulis di blog ini terkait dengan proyek tender Caraka MediaNet telah banyak komentar yang disampaikan terkait dengan tulisan saya tersebut. Berikut saya kutip kembali komentar-komentar yang sebagian besar merupakan korban dari Tender Caraka MediaNet sebagai berikut :
Yth : Seluruh rekan-rekan se-Indonesia
Waspada !!!!!! Proyek yang diselenggarakan di Caraka Medianet Nusantara adalah PENIPUAN murni dan saya tahu persis kapasitas orang-orangnya.
Pengalaman saya adalah, saya salah satu diantara peserta tender yang diselenggarakan pihak CMN dan saya sudah menyetorkan uang cash sebesar Rp. 500 jt dengan alasan untuk membuat jaminan (Bank Garansi) yang diselenggarakan oleh mereka dan pembelian dokumen tender, setelah sekian lama saya menunggu ketidakpastian akhirnya saya mencoba menekan mereka dengan cara akan melaporkan kepada pihak yang berwajib kepada semua pihak yang terkait dan ternyata mereka adalah sekelompok oknum swasta yang jelas-jelas MENIPU dengan cara-cara seperti diatas.
Sampai saat ini proyek tersebut tidak jelas dan tidak ada untuk itu saya menghimbau kepada seluruh rekan-rekan se-Indonesia apabila ada yang menghubungi dan mengatasnamakan Caraka medianet Nusantara lebih baik dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan jangan sekali-kali mau mengeluarkan uang apapun. Saya sangat prihatin dengan seluruh staf yang saat ini ikut membantu proses penipuan mereka karena pada akhirnya mereka tidak tahu menahu akan tetapi dikemudian hari akan ikut menanggung penderitaan. Khusus orang yang bernama Dony dan Wawan mereka sindikat yang paling utama
Yth. Rekan-reka kerja Caraka yg masih aktif
saya adalah salah satu karyawan x caraka dan saya tau persis bagaimana caraka, saya sangat setuju dengan sdr. Pamungkas, dan saya secara pribadi mohon maaf sampai2 sdr. Pamungkas terlibat dalam bisnis ini, satu hal yang ingin saya sampaikan kepada rekan rekan kerja Caraka, sebaiknya anda mengundurkan diri sekarang juga baik tertulis atau pun tidak, apalagi sekarang caraka telah terpecah menjadi dua, pa doni membuka caraka baru di bali dan pa wawan tetap dibandung, mereka keduanya tidak mempunyai Investor sampai sekarang, mereka mengandalkan uang dari para kontraktor untuk kehidupan mereka, dan begitu seterusnya, apalagi yg di bandung mereka sama sekali tidak mengerti akan teknologi ini, “..bagaimana mau menggelar Pa WAWAN, Wong Ilmunya Aja Gak Punya…” mereka akan mengobral janji2, sekali lagi saya tekankan kepada rekan rekan caraka dan Para kontraktor yang terhormat namun tertipu.. sebaiknya anda menjauh dari yang namanya Caraka Medianet Nusantara, yang katanya J.O CMN, JO ama siapa mas Don,..mimpi kali yah..
everyting so blurry n everyting so fake
everybody’s empty n everyting is so messed up
there’s no one left that’s real
so make your own ending n let me know just how you think
tu lagu bwat Caraka Medianet Nusantara
hooOoooooo!!!!
wHo am I,,,??????
if you knew me,than you’ll know who i am,,,!!!!
hOooo~

http://www.saranacitra.com ini memang luar biasa penipu ulung, yang pandir. masa berkas caraka mendianet dijual lagi persis di bali oleh “Kak Doni” modusnya persis sama yang dilakukan oleh “Kak Wawan” tolong dong bagi yang merasa tertipu agar segera di adukan saja kepada yang berwajib (Polisi, kejaksaan atau instansi hukum lainnya) agar korbannya tidak banyak seperti yang dibandung. apalagi sekarang lagi gencar nyari karyawan baru, untuk bantuin NIPU….. Masya Allah….. Doni – Doni Tobatlah, sebelum ajal menjemput. ingat Janji Allah itu pasti. dan akan diperlihatkan kepada kita semua.
BG yang dibuat pt.jasil bodong !!!!!!
Saya juga salah satu korban penipuan mereka, yg sampai sekarang sy masih terlilit hutang gara2 Caraka Medianet nusantara, terus terang saya tidak rela tunggu aja, azab yg akan datang, karena telah membuat orang lain sengsara………….
doni n wawan dah keluar penjara. butuh info tentanang mereka hub sy di 022 92928886.mereka smua tukanag tipu semua, kasihan para pegawai x caraka,mereka cuma korban keserakahan doni n wawan
doni lg di bali,di daerah gianyar batu bulan
hati2 wawan mulai beraksi lg
kalo mau telp,sms dulu nama, nama perusahaan, biar diangkat telpnya ok