Skip to content


Layanan Internet Yang Handal dan Terjangkau, SPEEDY gangguan lagi …

Pagi – pagi di hari Sabtu, 5 April 2008 ingin “online” akses internet sekedar untuk mengetahui apakah ada berita & informasi yang menarik. Ternyata ketika mecoba online menggunakan Speedy setelah dicoba berulangkali kok gagal terus, akhirnya mau nggak mau coba tanya ke 147 untuk tahu apa yang terjadi jangan-jangan ada masalah dengan billing saya. Setelah menunggu kurang lebih 4-5 menit baru ada petugas yang menjawab, nggak tau dech apakah standar menjawab 4-5 menit bagi sebuah call center perusahaan nomor wahid di Indonesia ini merupakan standar yang bisa lazim. Tapi ya sudahlah, berpikiran positip saja mungkin kebetulan lagi banyak-banyaknya pelanggan Speedy yang lagi kontak ke call center karna mau tanya ataupun complain. Dari petugas call center diketahui bahwa pagi ini lagi ada gangguan jaringan di semua wilayah TELKOM sehingga tidak bisa mengakses internet. Kesal juga dengan kondisi ini, kalau saja banyak pilihan provider broadband internet tentu dengan mudah saya akan berhenti berlangganan Speedy dan berpindah ke provider yang lain. Namun didaerah saya di Jaticempaka – Bekasi, tidak ada pilihan lain .. pengen berlangganan Firstmedia yang katanya “murah” belum ada jaringannya. Mau pakai dial-up ??, hari ini gini kok pakai dial-up .. Yah untungnya masih punya 3G Indosat Broadband. Tapi sebenarnya sayang juga menggunakan 3G Indosat Broadband, karena menurut saya masih agak mahal. Saya berlangganan ini sebenarnya hanya untuk backup kalo lagi perlu akses internet di perjalanan (mobile).

Kembali ke Speedy, sebenarnya budaya bisnis bagaimanakah yang digunakan? Kok ngga berorientasi kepada kepuasan pelanggan sama sekali. Tentunya kita masih ingat ketika ada jaringan optik (backbone internet) yang putus di daerah Sumatera Selatan, tidak ada kompensasi apapun ke pelanggan karena gangguan ini bukan karena kesalahan TELKOM melainkan kesalahan kontraktor jalan. Padahal kita selalu diuber-uber kalau telat bayar tagihan, dan bagi pelanggan dengan sistem kuota .. pelanggan akan rugi kalau tidak bisa memanfaatkan kuotanya. Ingat jaman perploncoan saja, Pasal 1 “Senior Selalu Benar”, Pasal 2 “Kalau Senior Salah lihat Pasal 1″ … TELKOM – TELKOM katanya mau jadi World Class Operator :-)

Kemarin malam, komunitas broadband wireless yang tergabung di Forum Komunikasi Broadband Wireless Indonesia (FKBWI) melakukan pertemuan rutin di kantor IM2 yang intinya bersama-sama ingin memperjuangkan segera dikeluarkannya Peraturan Menteri untuk BWA dan segenap peraturan pendukung lainnya (sertifikasi perangkat BWA). Karena implementasi teknologi BWA khususnya WiMAX adalah salah satu jawaban untuk mewujudkan akses broadband internet yang murah bagi masyarakat. Bagaimanapun juga investasi 3G pasti lebih mahal dari BWA/WiMAX dan jaringan FO (FTTH) saat ini masih belum ekonomis untuk diimplementasikan. Saat ini sudah hampir 2 tahun sudah dan peraturan menteri untuk BWA ini belum kunjung terbit juga dengan berbagai alasan yang menyertainya.

Akhirnya, dengan tersedianya banyak pilihan provider broadband internet dan kompetisi yang sehat, masyarakatlah yang akan diuntungkan. Sehingga perusahaan besar yang sekarang masih “arogan” dalam pelayanan, akan ditinggalkan oleh pelanggannya kalau tidak bisa memberikan pelayanan yang handal dan “affordable”.

Saya mengajak dan menghimbau, marilah bersama – sama kita wujudkan “Broadband Internet untuk Rakyat untuk Kemajuan Bangsa”

Posted in ICT World.


One Response

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Denny says

    Menurut pengamatan saya selama ini, teknologi speedy yang diluncurkan telkom sudah sangat baik. Dan pelayanan yang diberikan berkaitan dengan teknologi speedy ini juga menurut saya sudah cukup baik. Namun demikian,berhubung layanan ini di-’tumpang’-kan di atas jaringan PSTN telkom yang notabene support dan quality jaringannya sangat rendah (manhole kotor, KTB karatan, Rumah kabel bocor, dll), maka jadilah speedy ini hancur-hancuran.

    Saran saya kepada telkom jika ingin penetrasi speedy menjadi lebih luas dan memuaskan (dan saran secara umum untuk seluruh layanan yang anda miliki), benahilah infrastruktur jaringan PSTN anda saat ini juga. Benahi juga pegawai-pegawai anda yang mengurusi jaringan PSTN tsb. Kita sama-sama tau, pegawai telkom direkrut dari mahasiswa-mahasiswa dengan nilai mendekati dan bahkan cum-laude (baca IPK diatas 3,25), notabene anda anda semua harusnya “cerdas”, selain itu, kesejahteraan anda juga dijamin oleh perusahaan, jadi tidak ada alasan anda ga mau kerja. Masa untuk memikirkan dan bertindak terhadap hal begini saja tidak bisa? Telkom punya segala yang dibutuhkan untuk memberi pelayanan terbaik.

    Tunjukkan bahwa telkom memang punya commited to pelanggan, not commited to ‘tagihan pelanggan’.

    Thanks.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.