Skip to content


Tender Triliunan Caraka MediaNet, Fiktifkah ? (3)

Mengenal lebih jauh siapa Caraka MediaNet. Pertama kali penulis mengenal tentang Caraka MediaNet melalui DK yang juga merupakan Komisaris Utama di SB310. Pertemuan pertama kali dengan DK terjadi ditahun 2006 ketika yang bersangkutan terlibat juga dalam proyek Broadband Wireless Access (BWA) salah satu unit usaha dari PTN ternama di Bandung dengan nama LN yang pada akhirnya memisahkan diri dari lingkungan PTN tersebut menjadi IN. Awalnya DK dengan SB310nya akan menjadi investor pada proyek tersebut. Namun dalam perjalanannya SB310 tidak jadi terlibat dalam proyek IN karena masalah finansial. IN sendiri sampai hari ini tidak jelas status perkembangannya, perangkat BWA yang telah diorder dan sempat dikirim dan bertahan lama di PT INTI saat ini telah dikirim kembali ke US untuk selanjutnya dipasarkan ke NA.

Perkenalan Penulis dengan DK dan SB310 berlanjut ketika mempersiapkan rencana partisipasi mendukung Jambore Nasional Pramuka di Jatinangor Sumedang Jawa Barat. Namun akhirnya DK juga tidak terlalu banyak membantu. Penulis langsung berinteraksi dengan panitia JAMNAS 2006 untuk membantu pelaksanaan JAMNAS 2006. Selama pelaksanaan JAMNAS 2006, penulis hanya sekali bertemu dengan DK yakni sehari sebelum peresmian pembukaan JAMNAS oleh Presiden SBY. Pertemuan terakhir dengan DK terjadi pada pertengahan tahun 2007 di Jakarta. Ketika itu DK menyampaikan informasi bahwa Caraka MediaNet telah mengumumkan tender Jaringan IT Nasional di Harian Media Indonesia untuk Triwulan 1. Jumlah paket tender bernilai triliunan rupiah untuk beberapa lokasi. Implementasi tender triwulan 1 hingga saat ini belum terlaksana dengan alasan finansial. Belum juga paket triwulan 1 terlaksana, Caraka MediaNet kembali melakukan tender pelaksanaan untuk paket triwulan 2 di GWK Bali. Beberapa kontraktor yang terlibat dalam tender ini mulai gelisah dengan belum adanya kejelasan pelaksanaan proyek ini.

Mengutip pernyataan Ir Wawan Suryana “Dengan menggunakan tehnologi 5 G, jaringan Indonesia Tersambung ke depan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya di Indonesia … ” baca : Tender Triliunan Caraka MediaNet, Fiktifkah ? (2), Perlu kita kritisi adalah apakah betul teknologi 5 G ini sudah tersedia hari ini ??. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa hari ini para operator telekomunikasi baru menggelar layanan berbasis teknologi 3 G. WiMAX 802.16e yang katanya diposisikan sebagai teknologi 4 G saja hari ini belum tersedia dipasaran apalagi teknologi 5 G. Terlepas dari segala kejanggalan yang terjadi di sisi teknis untuk proyek ini, yang lebih penting adalah masalah aspek pendanaan. Apakah betul Caraka MediaNet memang telah memiliki sejumlah dana yang berjumlah triliunan untuk menggelar jaringan nasional ini. Jika melihat fakta yang ada dimana terjadi penundaan pencairan dana kepada para kontraktor dan penggelaran jaringan yang belum terjadi hingga penulis mempublikasikan tulisan ini, bisa disimpulkan dana triliunan itu hanya sebatas wacana dan impian saja. Semoga saja Penulis salah menyimpulkan, sehingga proyek ini benar-benar terwujud dan bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan negara ini. Amien

Posted in Caraka MediaNet, ICT World.


19 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Andi W says

    Project ini bohong besar bahkan berkedok penipuan, masa sih kontraktor diwajibkan menyetor duit sebesar 200-500jt untuk pengurusan document segala. Masa pembangunan CME (tower tiangle 32 mtr dan shelter CKD) biayanya 950jt, so kontraktor untung gede tapi itu dia diwajibkan setor duit dulu baru caraka kabur entah ke mana.
    Kejanggalan yg lain adalah no. tlp kantornya menggunakan no flexy (022707……), websitenya sdh gak bisa diaksess krn gak dibayar, papan nama dikantornya hanya menggunakan kertas biasa………….so duit triliunan dari mane????
    salam
    andi W

  2. Agus. Setiawan says

    Salam pak wahyu semoga sukses
    mengenai proyek caraka yg bpk tulis ini adakah unsur penipuan di balik proyek ini apakah bisa dilaporkan kepihak berwajib karena banyak para kontraktor yg dirugikan.yg demikian surat ini

  3. suri agung says

    saya sependapat dengan bapak andi..
    jika benar pt. caraka media net akan mendapatkan dana trilliunan rupiah pasti orang ini / pt. ini berskala nasional minimal..
    tetapi saya pernah diajak kerumah pemimpin dari mereka yaitu di daerah pinggiran kota bandung dan berlokasi di TENGAH SAWAH !!!!!!!!!!!!!!!
    bisa bapak bayangkan suatu perusahaan yang akan mendapatkan trilliunan rupiah tinggal ditempat seperti itu…
    dan lagi baru saya dapatkan PEMBELIAN DOKUMEN SEBESAR RAUSAN JUTA RUPIAH…
    menurut saya ini adalah penipuan gaya baru…
    karena apabila dituntut kepengadilan mereka tidak akan bersalah…
    karena apa?
    karena mereka hanya menjual dokumen…
    masalah besarnya ratusan juta rupiah itu masih sah-sah saja…
    semoga kawan-kawan terutama untuk pemain kontraktor BTS dapat memikirkan pemikiran saya ini..
    terima kasih

  4. Flo says

    Wah, kalau memang terbukti ini proyek fiktif, tentu saja kontraktor yang dirugikan karena harus membeli dokumen, dapat mengadukan PT Caraka ke aparat berwenang dengan dugaan tindak pidana penipuan, bos.. Kalau dokumennya palsu, bisa kena pemalsuan akta/surat, maksimal pidana 3 tahun. Jangan lupa bawa bukti pembayaran, proposal, dan dokumen (yang diduga palsu) jika ingin melapor ke kepolisian. Waspadalah! Waspadalah! Wassalam.

  5. Rudi says

    Bagaimana kelanjutan proyek PT. Caraka Medianet sekarang???
    Karena Mereka saat ini sedang mungumpulkan para kontraktor yang mau mengikuti tender, termasuk saya yang diundang.
    Tapi saya tidak langsung begitu saja percaya, mengingat proyek yang ditawarkan 1 tower 750jt dan pembelian dokumen 5jt perpaket.
    Tolong pencerahannya…

    Salam

    Roedi

  6. gerry says

    memang gaya pak wawan sunarya boleh di bilang lemot-lemot tapi meyakinkan dengan muka tak berdosanya kalo proyek tirrrluyan masa para teknisi dan stafnya cm pakai compang camping dengan berkedok pramuka dia mulai memelas bercerita tentang proyeknya cm saya bingung kok ada yang masih percaya dengan mereka dengan proyek ilusi.nah saya lebih bingung kenapa propenipuan ini tidak yang melaporkannya kepihak kepolisian…jangan cuma mengonggong tak jelas capeklah cuma ngomong doang anda mau data tentang rekening proyek pak wawan saya punya nah kalo sepakat ayo kita adukan sama-sama ke polisi.

  7. X Caraka says

    betul….saya tau persis siapa mereka….

  8. Agam says

    Dia sudah menebar sampai ke Nangroe Aceh Darusallam..jadi perlu hati-hati

  9. cRakcers says

    aduin aja kepolisi kenapa sih….
    saya heran dengan tindakan sebagian kontraktor yang masih suka dateng dan mau percaya sama lagu lama pa wawan…!

  10. korban kakak2 caraka says

    Awal April lewat ke kantornya yg di MTC bdg, sudah kosong. gak mampu bayar kontrakan kali ya ?? kalo mobil kreditan untuk fasilitas karyawan itu sdh ditarik dari tahun lalu.. salut untuk debt collector dari Finance tsb. berhasil menyelamatkan aset (mobil kreditan). Apa kabarnya Caraka & Kakak2 Pentolannya ya ? di share dong :) Nah buat kawan “X Caraka” cerita dikit… gak perlu menyebut nama gpp. trims buat Admin yg memfasilitasi keluhan2 korban2 ini.

  11. cRackers says

    heh bung ga semua “kakak2″ caraka menjadikan anda sebagai korban!
    kalau anda tahu mereka yang bekerja untuk caraka pun menjadi korban,,,
    dari mana mereka memberi keluarganya makan sementara mereka belum menerima gaji dan terus”an disuruh menelan angin dari surga….?

    tapi anda juga harus tau siapa2 saja pentolan mereka…
    ya salah satunya wawan suryana itu…!!!
    dan pentolan2 itu lah yang menjadikan anda sebagai korban penipuan!!!

  12. Aku Pernah Di Caraka says

    aku kan pernah kerja di caraka, katanya mereka sedang berurusan dengan polisi dan sebagian udah diBAP sampai ada yang di tahan juga (penjara), nah nasib karyawannya gimana yah… kita2 kan cuma disuruh ga tau kalo kita di tipu KDI ( Ka’ Doni Iblis ), tuh kadiv kasian juga sekarang bolak balik Polwil..nah Baju Besinya Gimana???? tapi itu resiko dia karena dia terlalu rakussss….tapi yang jadi penyebab dan Otak dari kejadian ini kan Bang KDI itu tadi … kok tidak dilibatkan di POLWIL malah jadi saksi doang…

  13. Intel Caraka says

    Wahai Para Kontraktor yang Terhormat Namun Tertipu..
    sebagai pemberi tahuan bahwa
    Uang para kontraktor masih ada dan tersimpan baik di kantong Bp Wawan Suryana
    jumlahnya masih M M M paling berkurang 10% dari jumlah total pemasukan….
    No rekeningnya Pindah Pindah…
    terakhir di Bank Syariah…
    Dia akan gunakan Itu Uang Kalo Udah Kepepet..
    sampai sampai waktu ada drama penculikan Anaknya, dia tidak mengeluarkan uang sepeserpun…
    Otaknya Emang EDUN….Mikirin Masadepan kalo ada masalah pribadi
    Karyawan ga dapet apa apa.. hanya kerjaan doang tanpa gaji…
    jadi kalo karyawan terlibat… kasian

    wan ngaku aje lu kita semua tau…jangan nunggu PETIR MENYAMBAR KUMISMU

  14. xxx says

    saya juga pernah kerja disana ya sampe keliling indonesia tapi erasa mulai ada kejanggalan, jadinya qw keluar, mana gk dibayar.
    pokoknya perSETAN denan caraka,,, happy neightbour from hell!!!

  15. x caraka media neraka says

    hati2 semuanya semuanya cuman boong belaka,awas jangan ampe ikut di boongin,,,, perusahaannya ilegal,
    mikir2x dech, mana ada peruahaan wak-wak-wak- nya kaya gitu.

    trims. atas perhatiannya.

  16. Rinaldo Chan says

    Wah syukur deh. Saya baru saja di tawari proyek ini. Asalnya dari Pekanbaru. Namanya Bpk Aswar. Doi blg klu se7 bs pergi bareng ke Bandung ttd kontrak dg Pt. Caraka. Kemudian sy tanya apa ada persyaratan? Bliau mngatakan ada yaitu uang operasional dimuka 1%. Saya otomatis langsun gak se7.
    Sy memang curiga dgn melihat alamat Caraka di Bandung. Ciri2nya:
    1. Telpon ktrnya hanya 1 line. Itupun digabung dgn fax.
    2. Ada email ttp website gak ada. Klu pun website ada qt bs buka & lihat apa yg ada didlm.
    Ok hati2 dgn barang gituan.

    Rinaldi Chan

  17. Rosmansyah says

    Sehubungan akan dilaksanakannya proyek IT oleh PT.Caraka Medianet, maka bersama ini kami mengirimkan E-mail kami agar dapat dihubungi. Hal ini kami lakukan karena surat terakhir kepada kontraktor agar bersabar menunggu sampai tgl. 8 Juli 2008. Sampai hari ini kami belum mendapat kompermasi lanjutannya. mohon berita perkembangan selanjutnya kepada Bapak Wawan Setyawan. Dapat menghubungi kami Hp. 081270016556 atau E_mail: cipta_karimun@yahoo.com. Terima kasih.

  18. AFNI says

    Apa benar nih kabar terakhir sy dengar P.wawan,KDI, chairudin (BG Bodong) masih di sel semua?

  19. x caraka juga says

    mereka dah keluar penjara pak afni.wawan ada dirumahnya, kalo doni di bali



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.