Home » Caraka MediaNet, ICT World

Tender Triliunan Caraka MediaNet, Fiktifkah ? (2)

Berikut adalah berita di sebuah situs tanggal 21 Juli 2007 yang menjelaskan agak detail tentang proyek Caraka MediaNet.

Proyek Indonesia Tersambung Senilai Rp 13,5 Triliun Diluncurkan.
Ungasan, Sebuah proyek teknologi informasi Indonesia Tersambung atau IT hari ini diluncurkan di areal Garuda Wisnu Kencana (GWK) Ungasan Bali. Proyek jaringan video internet senilai Rp 13,5 triliun ini nantinya diharapkan dapat menghilangkan kesenjangan arus informasi di Indonesia. Mulai bulan ini (Juli) hingga 9 Bulan ke depan, akan dipasang 2,6 juta sambungan multimedia di 34 propinsi di Indonesia mulai Aceh hingga Papua. Dengan adanya jaringan Indonesia Tersambung ini, nantinya diharapakan akan ada interaksi melalui video internet antara warga Aceh hingga Papua.

Untuk bisa menikmati layanan ini 24 jam sehari selama 30 hari, pelanggan hanya dikenakan biaya 400 ribu rupiah per bulannya, jelas Ir Wawan Suryana, Kepala Divisi jaringan Nasional, CARAKA Medianet.

Dengan menggunakan tehnologi 5 G, jaringan Indonesia Tersambung ke depan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya di Indonesia melalui pertukaran informasi antara Propinsi. Dokter di Jakarta misalnya, bisa memantau jalannya operasi di Rumah Sakit Papua melalui Video Internet,” tambah Wawan.

Selain bisa digunakan untuk kegiatan bisnis, jaringan Indonesia Tersambung ini juga dapat digunakan untuk kepentingan pribadi seperti untuk menjalin silaturahmi antara keluarga yang tinggal berlainan propinsi, imbuh Takdir Nurmadi, Dirut Sarana Bakti 310 sebagai pelaksana proyek.

Untuk memasang 2,6 juta sambungan multimedia, diperlukan dana Rp 13,5 triliun yang berasal dari pinjaman Bank Dunia. Bali sebagai salah satu lokasi pelaksanaan proyek ini mendapat anggaran Rp 34 miliar. (Advetorial / dev)

http://www.egov-indonesia.org/index.php?name=News&file=article&sid=338

Share/Bookmark this!

9 Comments

  • Meidito says:

    Pak, prinsip kontraktor, mau fiktif apa bukan fiktif, asalkan si pemberi tugas bisa menunjukan Garansi berupa Jaminan Pembayaran via Bank, its ok, nah kontraktor akan memberikan jaminan pelaksanaan via Bank juga, begitu Bos…

  • wahyu says:

    Nach .. sekarang kita liat aja bukti dan kenyataannya saja Bos … :-)

  • Pamusa says:

    Mana buktinya, websitenya aja udah ditutup. gimana nasibnya para peserta tender yang diwajibkan membayar uang lelang sebesar 5 juta per paket, ditambah 10 juta untuk pembanding per paket. jadi setiap peserta yang mengambil 5 paket saja, diwajibkan membayar uang lelang sebesar 5 x (Rp 5.000.000 x 3) = Rp 75.000.000. dan dijamin menang dan dapat kontrak. tapi bagaimana kelanjutannya ?
    kebetulan saya hanya sempat mengeluarkan dana sebesar 10.000.000 karena ada keraguan untuk kelanjutannya. dan saya stop untuk meminimalkan kerugian yang lebih besar lagi.
    Tolong kepada yang mengetahui bagaiman kelanjutan proyek tersebut saya perlu informansinya.
    terima kasih.

    Pamusa

  • Milkman says:

    Di Medan baru mulai, para peserta tender diwajibkan membayar Rp. 7 Juta per paket proyek untuk pembangunan Tower Tripod, dengan tinggi max 40 Meter berikut site nya dengan Nilai Proyek / Paket Rp. 750 Juta, ini benar gak ya ? gimana nich yg di daerah lain ? mohon info, Thanks sebelumnya

  • Superbejo says:

    Ada info Caraka medianet aanwijzing di Bali tgl 31 maret di discovery, betul gak tuh?
    Apa acaranya bener ada

  • Dora says:

    betul ada dan berjalan lancar…. dan yang datang pun para kontraktor baru, yg nasibnya akan sama dengan yang sebelumya (mungkin)

  • Rosmansyah says:

    Tanjung Balai Karimun, 10 Juli 2008

    Kepada Yth.
    Bpk. Ir.Wawan Suryawan
    di
    Bandung

    Ass….
    Dengan hormat,
    Sehubunagn dengan surat terakhir yang kami terima dari Perusahaan Caraka MedeiaNet, bahwasanya kegiatan Proyek kita ini akan dilaksanakan/dilanjutkan pada Tgl.8 Juli 2008. Sehubungan tgl yan dimaksud telahpun terlewatkan, dan kami menghubungi pihak perusahaan tidak ada jawaban, maka bersama ini kami mengharapkan kepada Bapah untuk menghubungi kami di Hp. 081270016556 atau di E-mail : cipta_karimun@yahoo.com.
    Kami mengharapkan kepada pihak CARAKA MEDIANET tidak memutuskan komunikasi kepada kami (Kontraktor).
    Demikian kami sampaikan atas perhatiaan Bapak Kami ucapkan terima kasih.

    Hormat Kami
    CIPTA KARIMUN

    TTD

    Rosmansyah

  • x caraka juga says:

    meidito itu anaknya doni, dia itu belagu banget, so pintar kaya bapaknya, ga usah di dnger, tuh keluarga dah pada gila, mereka semua dah pindah ke bali dan sy tau alamat mereka, sy jg blm di bayar gaji

  • Syaiful says:

    Kita dah ada semacam SSA (Sub Service Agreement) dgn Caraka, namun sampai skrg masih belum jelas tuch projectnya. Kita coba hubungi no ktr nya di Bandung namun dah nggak On Line.
    Mohon jika ada temen2 contractor yg tau informasi ini dapat menghubungi kami.
    PT. Pacific Sumber Piranti Sejati
    CP. Pak Makmur 081361397746
    Pak Rizal 081260583627

Leave a reply

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by on November 3, 2007 at 11:48 pm and filed under Caraka MediaNet, ICT World category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Categories

Tags

Wahyu Haryadi, Praktisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Bekerja disalah satu vendor teknologi telekomunikasi 4G. Aktif sebagai Penggiat di Forum Komunikasi Broadband Wireless Indonesia (FKBWI) dan Perkumpulan Indonesia Wireless Broadband (IDWiBB), Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Sekjen di Forum Alumni Institut Teknologi Telkom (FAST)