Skip to content


Indonesian National Jambore Golf Day 2006

Berbicara tentang usia remaja, peran pembimbing sangatlah penting. Namun, selain memasakkan makanan, sementara mereka sendiri mendapat jatah makanan yang berbeda, ada cerita yang lebih ironis lagi. Bersamaan dengan Jamnas, Kwarcab Kota Bandung menggelar Indonesian National Jambore Golf Day 2006 yang diadakan di sebuah hotel-golf resor yang berjarak sekitar satu kilometer dari Bumi Perkemahan Kiarapayung.

Dengan biaya Rp 600.000 per orang, acara yang bekerja sama dengan sebuah event organizer itu disponsori mulai dari hotel, restoran sampai produk minuman Pocari Sweat hingga Indosat. “Memang enggak ada hubungannya dengan pramuka yah, tapi kita mau nunjukin kalau gerakan pramuka juga bisa bikin acara golf, selain untuk istirahat bagi para pembina yang capek di bumi perkemahan,” kata Deddy Dharmawan selaku pengurus Kwarcab Kota Bandung.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar menolak kalau dikatakan Jamnas 2006 menciptakan suasana konsumtif bagi para anggota pramuka. Menurut dia, tujuan Jamnas masih seperti semula, yaitu menciptakan pramuka yang santun, dapat dipercaya, mandiri, jujur, dan sopan. Bahwa kini zaman telah berubah berusaha untuk dimasukkan juga ke dalam Jamnas. “Dulu pandu harus cari kayu, tapi sekarang kan kita sediakan kompor,” katanya.

Azrul menekankan bahwa pramuka adalah proses pendidikan, sehingga tidak bisa sekali jadi. Bahwa banyak sponsor yang menghiasi acara Jamnas tersebut, Azrul mengatakan, pihaknya perlu sumber dana. Kalaupun ada pihak-pihak yang mensponsori kegiatan seperti Honda, toh intinya adalah keterampilan untuk memperbaiki.

Berdasarkan Buku Panduan, memang ada berbagai acara berjudul canggih dijadwalkan bagi peserta. Mulai dari Teknologi Tepat Guna, Kerajinan Anyaman, Fotografi dan Sinematografi, hingga Pendakian Gunung Gede, Navigasi Darat, dan Susur Goa Buni Ayu tertera di sana. Akan tetapi, roda produk-produk itu rupanya lebih kencang dalam menggiring remaja ke dalam sebuah konsumtivisme.

Sumber : Kompas, Minggu, 23 Juli 2006 (Edna C Pattisina)

Posted in Miscellaneous.


One Response

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Lucky says

    Hehehe … Para petingginya maen golf, pramukanya pada ngeborong handphone … :)



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.